Langsung ke konten utama

DEFINISI KOMPUTER

COMPUTARE > TO COMPUTE > MENGHITUNG

KOMPUTER adalah :
1. Alat elektronik
2. Dapat menerima input data
3. Dapat mengolah data
4. Dapat memberika informasi
5. Menggunakan program yang tersimpan dimemori komputer
6. Dapat menyimpan program dah hasil pengolahan

7. Bekerja secara otomatis

KOMPUTER MENURUT GENERASINYA :

Generasi I (1946-1959) ;
1. Sirkuitnya menggunakan VACUM TUBE
2. Program dibuat dengan bahasa mesin (ASSEMBLER)
3. Ukuran fisik komputernya sangat besar
4. Cepat panas
5. Proses kurang cepat
6. Kapasitas penyimpanan kecil
7. Memerlukan daya listrik yang besar
8. Orientasi pada aplikasi BISNIS

Generasi II (1959-1964) ;
1. Sirkuitnya berupa TRANSISTOR
2. Programnya dibuat dengan BAHASA TINGKAT TINGGI : COBOL, FORTRAN, ALGOL
3. Kapasitas memori utama sudah cukup besar
4. Proses operasi sudah cepat
5. Membutuhkan sedikit daya listrik
6. Berorientasi pada BISNIS dan TEKNIK

Generasi III (1964-1970) ;
1. Komponen yang digunakan berupa IC (integrated circuit)
2. Pemrosesan lebih cepat
3. Kapasitas memori lebih besar lagi
4. Penggunaan listrik lebih hemat
5. Bentuk fisik lebih kecil
6. Banyak bermunculan aplikasi software

Generasi IV (1970-1990) ;
1. Menggunakan LARGE SCALE INTERGRATION ( LSI )
2. Dikembangkan komputer mikro yang menggunakan microprosessor  
    & semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer

Generasi V (1990) ;
1. Komputer pada generasi ini mengembangkan komputer yang bisa berinteraksi dengan manusia sehingga bisa meniru intelegensi manusia
2. Dikenal juga dengan sebutan GENERASI PENTIUM


Generasi I (1946-1959) ; 
Generasi ini adalah generasi masa depan yang nantinya dikenal dengan GENERASI TITANIUM.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH MANAJEMEN SUATU PERUSAHAAN

MAKALAH MANAJEMEN SUATU PERUSAHAAN PT. PRAMONO IRINDO JAYA                       Disusun Oleh : Nama                : Fiqi Aris Supriatna NPM                 : 24414240 Kelas                : 4IC02 FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS GUNADARMA 2017 KATA PENGANTAR Alhamdulillahi Robbil Alamin puji Syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami sehingga saya bisa menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Gambaran manajemen dalam perusahaan” dalam Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dari dosen saya Sholawat dirangkai salam kami limpahkan keharibaan baginda a...

PENGARUH STRUKTUR ORGANISASI DAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pengambilan keputusan merupakan awal aktivitas organisasi, yang menyangkut masa depan (Syamsi, 1995). Mengambil keputusan merupakan bagian dari proses mempertimbangkan, memahami, mengingat dan menalar tentang segala sesuatu (Dahlan, 2005). Keputusan diambil dengan mengetahui dan merumuskan masalah dengan jelas, kemudian pemecahan masalah tersebut harus didasarkan pemilihan alternatif keputusan terbaik (Syamsi, 1995). Dengan demikian pengambilan keputusan melakukan perbandingan atas beberapa alternatif dan melakukan evaluasi terhadap manfaatnya (Yustina, 2007). Pengambilan keputusan merupakan pekerjaan yang paling penting bagi manajer dan penuh resiko karena keputusan yang salah dapat merugikan bisnis (Yustina, 2007). Lebih lanjut Newman, (2007) menambahkan bahwa keputusan yang dibuat para decision makers dapat memiliki resiko serta ketidak pastian yang tinggi tanpa adanya jaminan keberhasilan keputusan yang dibuat, dalam kenyataan terka...

Sosok Bima / Bimasena

Bima atau Bimasena adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan putra Kunti, dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur, serta menganggap semua orang sama derajatnya, sehingga dia digambarkan tidak pernah menggunakan bahasa halus (krama inggil) atau pun duduk di depan lawan bicaranya. Bima melakukan kedua hal ini (bicara dengan bahasa krama inggil dan duduk) hanya ketika menjadi seorang resi dalam lakon Bima Suci, dan ketika dia bertemu dengan Dewaruci. Ia mahir bermain gada, serta memiliki berbagai macam senjata, antara lain: Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala, Alugara, Bargawa (kapak besar), dan Bargawasta. Sedangkan jenis ajian yang dimilikinya antara lain: Aji Bandungbandawasa, Aji Ketuglindhu, Aji Bayubraja dan Aji Blabak Pangantol-antol. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu: Gelung Pudaksategal, Pupuk Jarot Asem, Sumping Surengpati, Kelatbahu Candrakirana, i...